loader
  • Map Icon

    (021) 3190 1010
    Hotline

  • Call Icon

    Jl. Kramat Raya No. 140
    Jakarta 10430

News > Detail
blog_img

Bidik Rp 30 M, KJN Express Tawarkan Saham Perdana Rp 202

CNBC Indonesia, Jakarta - Calon emiten di bisnis kurir dan logistik, PT Krida Jaringan Nusantara akan masuk bursa dengan skema penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas saham perdana di harga Rp 202/saham.

Menurut rencana, perusahaan akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Juli mendatang di papan pengembangan.
Informasi yang dirilis di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan, induk usaha KJN Express dan KJN Mover ini akan melepaskan 150 juta sahamnya ke publik. Dengan demikian perusahaan akan memperoleh dana segar senilai Rp 30,30 miliar.
Prospektus perseroan yang dipublikasikan di BEI menyebutkan dana hasil IPO ini akan digunakan untuk melakukan pelunasan atas pembelian sebidang tanah dan bangunan yang direncanakan untuk sarana penunjang aktivitas operasional KJN Mover atau lini jasa pengiriman barang-barang pindahan dan penunjang aktivitas operasional pengiriman paket.
Akhir tahun 2018, perusahaan mengantongi pendapatan senilai Rp 6,47 miliar dari jasa pengiriman dokumen, paket dan jasa pindahan (mover). Jumlah tersebut turun dari Rp 7,94 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya yang dikantongi perusahaan hanya dari pengiriman dokumen.
Penurunan pendapatan ini berimbas pada jumlah laba bersih tahun berjalan yang turun drastis menjadi Rp 366,41 juta dari tahun sebelumnya yang senilai Rp 1,40 miliar.
Saham ini telah mulai ditawarkan ke publik melalui masa penawaran umum pada 20-21 dan 24 Juni 2019. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Panca Global Sekuritas.
Prospektus IPO perseroan mengungkapkan, KJN didirikan pada 1 Oktober 1998. Sebelumnya bidang usaha perseroan adalah di bidang jasa, perdagangan umum, pemborong, pengangkutan, teknik, industri, perikanan, pertambangan, percetakan dan pertamanan.
Dengan adanya rencana pengkhususan dan perluasan bidang usaha, perseroan mengubah bidang usaha menjadi kurir, agen kurir, pengangkutan dan pergudangan/penyimpanan.